Wanita bukanlah objek

Tuhan menciptakan wanita dari rusuk laki-laki. Bukan dari tulang kering, jari kaki, atau telapak kaki laki-laki. Karena wanita bukanlah "pesuruh". Tuhan menciptakan wanita dari laki-laki, kemudian laki-laki akan lahir dari rahim wanita. Karena itu wanita bukanlah sebuah objek tak bernyawa. Wanita adalah cara Tuhan untuk menyalurkan kehidupan. Wanita bukan benda mati yang bisa di perlakukan semena-mena. Sekali lagi wanita bukanlah sebuah objek sumber kepuasan, objek sumber kenikmatan. Laki-laki tercipta sebagai pemimpin bagi wanita, pelindung bagi wanita. Mungkin segelintir pria telah salah mempersepsikan perannya sebagai laki-laki. Kekerasan pada wanita bisa kita temui dimana saja. Kekerasan fisik, seksual, maupun verbal. Sudah seharusnya masalah kekerasan pada wanita di tindak lanjuti secara lebih serius. Baru beberapa jam yang lalu saya mengalami pelecehan verbal oleh laki-laki yang  tidak mengerti tentang peran yang sudah Tuhan gariskan untuknya. Pelecehan secara verbal mungkin tidak bisa di lihat secara langsung akibatnya namun, pelecehan verbal tersebut memeberikan rasa ketakutan yang luar biasa bagi saya, mungkin sama halnya dengan wanita lain di luar sana yang pernah mengalami pelecehan secara verbal. Saya ingin bercerita mengenai perasaan saya saat mengalami pelecehan verbal. Walau apa yang saya tulis tidak mampu melukiskan seluruh perasaan yang saya alami. Marah, sedih, kecewa dan yang paling kuat adalah rasa takut yang luar biasa. Menjadi wanita tidaklah mudah terutama saat mengalami hal-hal tidak menyenangkan seperti kekerasan dari laki-laki. Marah pun seakan tak ada guna. Mau balik melawan, malangnya wanita cenderung lebih lemah secara fisik. Sekali lagi wanita bukanlah sebuah objek yang bisa di perlakukan seenaknya.
Kepada semua laki-laki yang mengalami kesalahpahaman akan perannya yang sesungguhnya, wanita untuk dilindungi bukan dieksploitasi, wanita untuk dijaga bukan dilukai, wanita bukanlah boneka, berhentilah menyiksa dan meremehkan wanita.
Kepada laki-laki yang berpura-pura buta, satu tindakan darimu menyelamatkan hidupnya dan generasi selanjutnya yang akan terlahir dari rahimnya
Hanya pengecut yang menjadikan orang yang tidak seimbang sebagai lawan dalam pertarungan.
Hanya laki-laki pengecut yang menyiksa wanita.
wanita-wanita dimanapun lawanlah kekerasan yamg ada di depan matamu, mungkin secara fisik kita tidak dapat melawan, tapi percayalah selalu ada cara untuk memutus rantai kekerasan dan tentu bukan dengan kekerasan. HANYA ORANG-ORANG YANG BERJIWA LEMAH YANG MELAKUKAN KEKERASAN.

salam,

pengagum senja  

Komentar

Postingan Populer